Sobat Bookletku - Media tiga dimensi visual non proyectable yaitu media yang dapat dinikmati dengan indera penglihatan, mempunyai ukuran panjang, lebar dan tinggi sehingga media tersebut mempunyai volume (berbentuk isi). Sedangkan pemanfaatan media tersebut tidak perlu menggunakan proyektor tetapi langsung dapat dilihat.
Adapun macam-macam media pembelajaran Tiga dimensi non proyektable, sebagai berikut:
Objek
Yang dimaksud dengan objek yaitu benda yang sebenarnya, sebagaimana adanya, tanpa perubahan, kecuali hanya dipindahkan dari tempat aslinya. Karena benda yang sebenarnya dapat dijadikan media pembelajaran. Oleh karena itu benda-benda nyata dapat memegang peranan penting dalam upaya memperbaiki proses pembelajaran. Menggunakan benda-benda nyata atau makhluk hidup dalam pembelajaran sering kali paling baik, dalam menampilkan benda-benda nyata tentang ukuran, suara, gerak-gerik, permukaan, bobot badan, bau serta manfaatnya. Para siswa akan lebih banyak belajar misalnya tentang ayam hutan yang dikandangkan dikelas untuk dipelajari, dibandingkan hanya melihatnya digambar. Para siswa akan lebih terkesan dengan peragaan menembak tepat yang didemontrasikan oleh seorang ditektif, daripada diperolehnya dari membaca buku tentang roman detektif. Mereka akan belajar lebih banyak tentang binatang serangga yng dikumpulkan dari hasil perjalanan karya wisata, dibandingkan melihatnya difilm strip mengenai kehidupan binatang tersebut.
Model
Yang dimasud dengan model dalam media pembelajaran adalah benda tiruan hampir menyerupai benda aslinya. Semakin dekat pengalaman belajar menyerupai kondisi dimana siswa akan menggunakan atau memeragakan pelajaran yag mereka dapat, semakin efektif dan permanen pembelajaran tersebut.
Yang dimaksud dengan objek yaitu benda yang sebenarnya, sebagaimana adanya, tanpa perubahan, kecuali hanya dipindahkan dari tempat aslinya. Karena benda yang sebenarnya dapat dijadikan media pembelajaran. Oleh karena itu benda-benda nyata dapat memegang peranan penting dalam upaya memperbaiki proses pembelajaran. Menggunakan benda-benda nyata atau makhluk hidup dalam pembelajaran sering kali paling baik, dalam menampilkan benda-benda nyata tentang ukuran, suara, gerak-gerik, permukaan, bobot badan, bau serta manfaatnya. Para siswa akan lebih banyak belajar misalnya tentang ayam hutan yang dikandangkan dikelas untuk dipelajari, dibandingkan hanya melihatnya digambar. Para siswa akan lebih terkesan dengan peragaan menembak tepat yang didemontrasikan oleh seorang ditektif, daripada diperolehnya dari membaca buku tentang roman detektif. Mereka akan belajar lebih banyak tentang binatang serangga yng dikumpulkan dari hasil perjalanan karya wisata, dibandingkan melihatnya difilm strip mengenai kehidupan binatang tersebut.
Model
Yang dimasud dengan model dalam media pembelajaran adalah benda tiruan hampir menyerupai benda aslinya. Semakin dekat pengalaman belajar menyerupai kondisi dimana siswa akan menggunakan atau memeragakan pelajaran yag mereka dapat, semakin efektif dan permanen pembelajaran tersebut.
Mock Up
Mock up atau alat-alat tiruan sederhana hampir sama seperti model yang disederhanakan. Mock up atau alat tiruan sederhana dimasudkan adalah tiruan dari benda sebenarnya dan dipilih bagian-bagian yang penting untuk disederhanakan agar memudahkan untuk dipelajarinya.
Mock up yaitu suatu penyederhanaan susunan bagian pokok dari suatu proses atau sistem yang lebih riwet. Susunan nyata dari bagian-bagian pokok itu diubah sehingga aspek-aspek utama dari suatu proses mudah dimengerti siswa. Sebagian contoh dari media sederhana adalah jam dari karton, dimana jarum penunjuk dapat diputar-putar. Dengan demikian ia dapat difungsikan sebagai benda yang sebenarnya. Mock up sangat efektif untuk belajar, karena disamping dapat mengkonkritkan yang abstrak juga dapat menarik perhatian. Sifatnya yang mendekati kepada realitas memberikan pengertian yang baik. Pemilihan media ini biasanya berdasarkan pertimbangan tempat dan faktor ekonomi, dalam bentuknya yang mini atau mungkin diperbesar untuk menunjang pembelajaran yang lebih jelas.
Diorama
Diorama adalah pemandangan (scene) tiga dimensi dalam ukuran kecil untuk memperagakan atau menjelaskan suatu keadaan atau fenomenal yang menunjukkan aktifitas. Diorama biasanya terdiri atas bentuk-bentuk sosok atau objek-objek ditempatkan dipentas yang berlatar belakang lukisan yang disesuaikan dengan penyajian.
Diorama merupakan media yang sangat menarik perhatian siswa, yang dibuat dari suatu skene tiga dimensi untuk memperagakan suatu keadaan dalam ukuran kecil. Dalam skene itu terdapat benda-benda kecil yang berupa orang-orangan, pohon-pohonan, rumah-rumahan dan lain sebagainya.
Diorama sebagai media pembelajaran berguna untuk mata pelajaran, ilmu pengetahuan sosial seperti keadaan hutan, gunung, keadaan kota/desa, pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam seperti diorama kota Mekkah (Masjidil Haram) dan Madinah.
Globe
Globe tergolong kedalam media yang berbentuk model, karena bentuk globe yang bundar merupakan miniatur dari bentuk bumi. Globe atau bola dunia adalah model yang menggambarkan bumi. Pada permukaan globe tergambar letak suatu lokasi wilayah dari berbagai negara. Oleh karena itu globe termasuk model perbandingan. Globe sangat memantu guru dalam memberikan pemahaman kepada murid tentang pelajaran yang diberikannya. Kelebihan globe sebagai media pembelajaran adalah mampu meragakan keadaan yang sulit diamati siswa, seperti perputaran bumi atau peredaran planet dan letak suatu negara atau wilayah.
Specimen
Specimen artinya barang contoh, yaitu barang-barang asli yang dijadikan sebagai contoh untuk mewakili benda asli yang sebenarnya atau sebagian dari sejenis dari sekelompok benda yang sama untuk dijadikan contoh. Dengan adanya specimen siswa mengetahui bagian dari bendanya yang mungkin tidak terdapat didaerahnya atau ditempat mereka berada, sehingga mereka tidak merasa asing lagi terhadap benda tersebut. Specimen yang digunakan untuk proses pembelajaran hendaknya disediakan tempat dari kaca atau botol, direkatkan nama, tanggal barang diperoleh/diawetkan. Hal ini disamping untuk memelihara agar lebih awet juga supaya tidak digunakan sebagaimana aslinya. Misalnya yang sering yang sering dilihat adalah specimen uang kertas.
Mock up atau alat-alat tiruan sederhana hampir sama seperti model yang disederhanakan. Mock up atau alat tiruan sederhana dimasudkan adalah tiruan dari benda sebenarnya dan dipilih bagian-bagian yang penting untuk disederhanakan agar memudahkan untuk dipelajarinya.
Mock up yaitu suatu penyederhanaan susunan bagian pokok dari suatu proses atau sistem yang lebih riwet. Susunan nyata dari bagian-bagian pokok itu diubah sehingga aspek-aspek utama dari suatu proses mudah dimengerti siswa. Sebagian contoh dari media sederhana adalah jam dari karton, dimana jarum penunjuk dapat diputar-putar. Dengan demikian ia dapat difungsikan sebagai benda yang sebenarnya. Mock up sangat efektif untuk belajar, karena disamping dapat mengkonkritkan yang abstrak juga dapat menarik perhatian. Sifatnya yang mendekati kepada realitas memberikan pengertian yang baik. Pemilihan media ini biasanya berdasarkan pertimbangan tempat dan faktor ekonomi, dalam bentuknya yang mini atau mungkin diperbesar untuk menunjang pembelajaran yang lebih jelas.
Diorama
Diorama adalah pemandangan (scene) tiga dimensi dalam ukuran kecil untuk memperagakan atau menjelaskan suatu keadaan atau fenomenal yang menunjukkan aktifitas. Diorama biasanya terdiri atas bentuk-bentuk sosok atau objek-objek ditempatkan dipentas yang berlatar belakang lukisan yang disesuaikan dengan penyajian.
Diorama merupakan media yang sangat menarik perhatian siswa, yang dibuat dari suatu skene tiga dimensi untuk memperagakan suatu keadaan dalam ukuran kecil. Dalam skene itu terdapat benda-benda kecil yang berupa orang-orangan, pohon-pohonan, rumah-rumahan dan lain sebagainya.
Diorama sebagai media pembelajaran berguna untuk mata pelajaran, ilmu pengetahuan sosial seperti keadaan hutan, gunung, keadaan kota/desa, pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam seperti diorama kota Mekkah (Masjidil Haram) dan Madinah.
Globe
Globe tergolong kedalam media yang berbentuk model, karena bentuk globe yang bundar merupakan miniatur dari bentuk bumi. Globe atau bola dunia adalah model yang menggambarkan bumi. Pada permukaan globe tergambar letak suatu lokasi wilayah dari berbagai negara. Oleh karena itu globe termasuk model perbandingan. Globe sangat memantu guru dalam memberikan pemahaman kepada murid tentang pelajaran yang diberikannya. Kelebihan globe sebagai media pembelajaran adalah mampu meragakan keadaan yang sulit diamati siswa, seperti perputaran bumi atau peredaran planet dan letak suatu negara atau wilayah.
Specimen
Specimen artinya barang contoh, yaitu barang-barang asli yang dijadikan sebagai contoh untuk mewakili benda asli yang sebenarnya atau sebagian dari sejenis dari sekelompok benda yang sama untuk dijadikan contoh. Dengan adanya specimen siswa mengetahui bagian dari bendanya yang mungkin tidak terdapat didaerahnya atau ditempat mereka berada, sehingga mereka tidak merasa asing lagi terhadap benda tersebut. Specimen yang digunakan untuk proses pembelajaran hendaknya disediakan tempat dari kaca atau botol, direkatkan nama, tanggal barang diperoleh/diawetkan. Hal ini disamping untuk memelihara agar lebih awet juga supaya tidak digunakan sebagaimana aslinya. Misalnya yang sering yang sering dilihat adalah specimen uang kertas.
0 comments:
Post a Comment